×

DPRKP Kabupaten Ngawi Dalami Implementasi SRIKANDI Lewat Bimtek di Dinas Kearsipan

DPRKP Kabupaten Ngawi Dalami Implementasi SRIKANDI Lewat Bimtek di Dinas Kearsipan

Rabu, 16 Juli 2025

Ngawi 16 Juli 2025– Dalam upaya memperkuat tata kelola administrasi pemerintahan berbasis digital, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Ngawi mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Ngawi.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Dinas Kearsipan ini diikuti oleh jajaran pejabat dan staf lingkup DPRKP Kabupaten Ngawi. Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur dalam mengelola arsip dinamis secara digital, sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Dalam sambutannya, perwakilan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Ngawi menegaskan bahwa penerapan aplikasi SRIKANDI bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga bagian penting dari reformasi birokrasi. “Melalui SRIKANDI, pengelolaan arsip menjadi lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Ini mendukung terwujudnya pelayanan publik yang modern dan responsif,” ujarnya.

Peserta Bimtek dibekali dengan materi teknis penggunaan aplikasi SRIKANDI, mulai dari penginputan surat masuk/keluar, disposisi elektronik, hingga penyimpanan arsip digital yang sesuai dengan kaidah kearsipan nasional.

Kepala DPRKP Kabupaten Ngawi mengapresiasi kegiatan ini dan menyatakan komitmen penuh untuk segera mengimplementasikan SRIKANDI secara menyeluruh di lingkungan instansinya. “Kami sadar pentingnya transformasi digital dalam mendukung pelayanan publik. Bimtek ini menjadi langkah strategis agar kami dapat mengelola arsip dengan lebih baik dan terintegrasi,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya Bimtek ini, diharapkan seluruh perangkat daerah di Kabupaten Ngawi, termasuk DPRKP, mampu menerapkan aplikasi SRIKANDI secara optimal, sehingga dapat memperkuat sistem administrasi pemerintahan yang profesional dan berbasis digital.