×

DPRKP Mengikuti Sosialisasi Aktualisasi Pembauran Kebangsaan oleh BAKESBANGPOL Kabupaten Ngawi

DPRKP Mengikuti Sosialisasi Aktualisasi Pembauran Kebangsaan oleh BAKESBANGPOL Kabupaten Ngawi

Kamis, 19 Juni 2025

Ngawi, 19 Juni 2025 – Dalam rangka memperkuat integrasi nasional di tengah keberagaman masyarakat, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Ngawi menggelar Sosialisasi Peningkatan Aktualisasi Pembauran Kebangsaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Acara ini dihadiri oleh berbagai perwakilan instansi, termasuk Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Ngawi.

Kepala Bakesbangpol Ngawi, Kusumahadi Widjajanto, S.E., M.Si, dalam sambutannya menekankan pentingnya pembauran kebangsaan sebagai fondasi dalam memperkuat persatuan bangsa. Ia menyampaikan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai motor penggerak nilai-nilai kebangsaan dan agen pemersatu di tengah masyarakat yang majemuk.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama. Dr. Arsad Ragandi, M.Si, memaparkan definisi pembauran kebangsaan sebagai proses integrasi sosial antarwarga dari berbagai latar belakang, serta tantangan yang masih dihadapi seperti segregasi sosial berbasis identitas dan rendahnya pemahaman kebangsaan. Ia menekankan bahwa ASN harus menanamkan nilai kebhinekaan dalam pelayanan publik serta bersikap netral dan adil terhadap semua golongan.

Lebih lanjut, Dr. Ragandi juga menyoroti pentingnya pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) di tingkat daerah sebagai wadah interaksi antarwarga serta pelibatan ASN dalam kegiatan sosial lintas suku dan agama.

Sementara itu, Wurianto Saksomo, SH.,M.P.A sebagai narasumber kedua membahas perubahan paradigma ASN di era digital. Menurutnya, ASN kini dituntut tidak hanya mampu melayani secara fisik, tetapi juga menjadi agen pembauran melalui platform digital. Ia menyebutkan bahwa media sosial bisa menjadi ruang inklusif jika digunakan untuk menyebarkan nilai-nilai toleransi dan keberagaman.

Wurianto juga menggarisbawahi perlunya ASN mengembangkan literasi digital guna menghindari penyebaran hoaks dan ujaran kebencian yang dapat memecah persatuan bangsa. Ia mendorong pemanfaatan teknologi untuk memperkuat pembauran kebangsaan melalui e-learning, forum digital, dan aplikasi pelayanan publik yang inklusif.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh ASN di Kabupaten Ngawi untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan memperluas peran mereka sebagai jembatan integrasi sosial dalam menghadapi tantangan zaman, baik secara langsung maupun di ruang digital.